Home / Adab / Ta’zhimul Mu’allim-Kewajiban Murid Menghormati Guru

Ta’zhimul Mu’allim-Kewajiban Murid Menghormati Guru

Ta’zhimul Mu’allim, memberikan rasa hormat kepada guru adalah suatu keniscayaan yang bekal seorang penuntut ilmu. Itulah mengapa para ulama’ dahulu lebih mengutamakan belajar adab dan akhlak sebelum beranjak belajar kepada ilmu-ilmu syar’i yang lain.

Saking perkara ini menjadi urgen bagi setiap muslim, para ulama dahulu pun menjadikannya sebagai karakter yang tertancam kuat dalam diri.
Imam Adz-Dzahabi – rahimahullah – pernah mengatakan, “Yang menghadiri majelis Imam Ahmad ada sekitar 5000 orang atau lebih. 500 orang menulis [pelajaran] sedangkan sisanya hanya mengambil contoh keluhuran adab dan kepribadiannya.” (Siyaru A’lamin Nubala’ 21/373, Mu’assasah Risalah, Asy-syamilah)

Maka berangkat dari pesan singkat ini, kami mengajak kaum muslimin sekalian untuk lebih maksimal lagi memperhatikan adab yang harus kita tanamkan pada diri anak-anak kita sejak dini, sebagaimana yang dikisahkan Imam Malik rahimahullahu mengisahkan :

“Aku berkata kepada ibuku, ‘Aku akan pergi untuk belajar.’ Ibuku berkata,‘Kemarilah!, Pakailah pakaian ilmu!’ Lalu ibuku memakaikan aku mismarah (suatu jenis pakaian) dan meletakkan peci di kepalaku, kemudian memakaikan sorban di atas peci itu. Setelah itu dia berpesan, ‘Sekarang, pergilah untuk belajar!’ Dia juga pernah mengatakan, ‘Pergilah kepada Rabi’ah (guru Imam Malik, pen)! Pelajarilah adabnya sebelum engkau pelajari ilmunya!’.” (‘Audatul Hijaab 2/207, Muhammad Ahmad Al-Muqaddam, Dar Ibul Jauzi, Koiro, cet. Ke-1, 1426 H, Asy-Syamilah).

Sekian pesan kami, jazakumullah khairan atas perhatiannya.

Mau ingin mengenal lebih dalam tentang Darusy Syahadah? Yuk, kunjungi postingan dan bantu Channel Youtube Darusy Syahadah di sini :

Baca Juga

Jangan Merasa Lebih Tahu

Dalam proses belajar, seorang murid membutuhkan seorang guru. Guru dibutuhkan untuk mentransfer ilmu yang ia ...

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami